Ternyata sudah lama sekali saya tidak mengupdate blog saya ini, kira-kira satu tahun sudah berlalu dan saya hanya melihat-lihat blog saya tanpa direfill , mungkin memang karena kejenuhan atau memang saya yang tidak ingin perduli dengan blog saya ini.
Setelah pernikahan saya pada tanggal 16 Agustus 2009 yang lalu, saya mulai memikirkan untuk mengiklankan gawean tangan yang dibuat oleh istri saya dengan blogging. Saya baru menyadari ternyata hidup di Indonesia memang sangat keras, apalagi tanpa pekerjaan tetap. Tetapi saya tidak menyesal dengan kehidupan baru dengan istri yang selalu mendampingi saya.
Ini adalah Foto pernikahan saya ketika menyerahkan mahar kepada clon istri saya (yang sekarang sudah menjadi istri). Di kehidupan baru ini saya dan istri saya sedang mengembangkan bisnis aksesoris (lihat di http://marculs.wordpress.com ). Sampai saat saya menulis postingan ini, saya dan istri sering mendapatkan pesanan dari kakak ipar yang berada di Lampung untuk dibuatkan gelang, cincin, kalung dan anting, sementara lewat blogging kami belum pernah mendapatkan pesanan, walaupun semua kawan-kawan yang pernah melihat gambar-gambar di http://marculs.wordpress.com mengatakan bagus, tetapi mereka complain dengan harga yang kami tawarkan, padahal kalau menurut saya, harganya sudah lumayan murah (lebih murah dari harga yang kami tawarkan di Lampung). Perlu diketahui, bahwa yang ada di gambar adalah buatan kami sendiri (saya pun sudah bisa membuat cincin dan gelang)
.
Terkadang kami juga ke asemka untuk membeli barang-barang untuk kami jual di pasar malam, saat ini saya dan istri mempunyai motto “Jangan pernah malu untuk mencari rezeki yang halal”. Ketika di Solo saya juga pernah berjualan sandal wanita pada hari Minggu pagi di depan Carrefour Solo baru (yang dulunya Alfa). Terus terang saya lebih menikmati berjualan seperti itu dari pada bekerja kantoran yang sarat dengan segala macam tekanan yang belum tentu saya suka. Bukannya saya tidak suka bekerja kantoran, hanya saja saya lebih suka mejadi tuan di usaha saya sendiri, yang namanya tekanan pasti selalu ada, tapi dengan mempunyai usaha sendiri, saya ditekan untuk melakukan yang terbaik untuk usaha saya yang sudah jelas saya rintis dari Nol, dan sudah pasti saya akan suka.
Kehidupan baru saya dengan istri saya ini memang kerap mendapat kendala dengan kurangnya modal atau salah analisa, tetapi itu menjadikan kami kuat dan belajar untuk lebih teliti dalam menganalisa segala sesuatunya. Mudah-mudahan Allah meridhoi usaha kami dan memberikan yang terbaik untuk kami sekeluarga dan semua orang muslim yang berusaha untuk mencapai kehidupan yang lebih laik dan baik. Amiiiin
Filed under: Uncategorized




